Kenangan Hidup
Apa kabar lagi semuanya, kita lanjut lagi ya, kita mulai dari kupang. keinginan saya setelah tamat ini adalah pergi ke kupang, selain melamar POLRI dari sana saya juga ingin merasakan kebebasan selama setahun kedepan ini setelah tamat. Karna di kupang adalah tempat yg sangat indah, dan saya juga ingin memjelajahi NTT, NTB, dan bahkan bali mungkin.
Tetapi saya ingat satu hal, nenek saya selalu berkata: Kai si lakukenndu adina la kam menang nakku... (apa yg kamu lakukan jika kamu tidak menang). Saya jadi kepikiran terus dengan hal itu, dan saya sempat berpikir untuk hidup di Jakarta sambil kuliah.
Dan untuk mewujudkannya saya sempat juga menghubungi Bapak tua saya yang di Jakarta, dan awalnya dia tidak mengenali saya dan tidak tau siapa saya, tetapi saya sempat mengucapkan satu kalimat yg membuat dia sadar akan siapa saya, kalimat itu adalah (AJI-JAHE)sebenarnya kalimat itu adalah kampung halaman saya di Tanah KARO SIMALEM.
Setelah dengan kata itu saya ucapkan beliau berkata demikian:
(ooo... Gimana sihh kamu ini, dari awalmustinya kamu bilang, kamu itu anakku..?? panggil saya Pak TUA ya?? jurusan apa dulu sekolah?? salam sama bapak/mamakmu ya. have you a nice sundey?? nanti jika kamu tidak menang polisinya datang ke Jakarta bantu Pak TUA di sini ya??)
Lalu saya bertanya mengenani anak mereka dan beliau bilang (abang Adi kerja di MILAN(ITALY) lulusan USA, Kakak Christine di AUSSI lulusan PRANCIS dan satu lagi yg namanya Nancy baru lulus S1...)
Mendengar hal itu saya merasa kagum dengan mereka, mereka hebat-hebat ya bisa sampai seperti itu. dan saya berpikir apa mungkin saya seperti itu ya.... (dan saya berkata MANA MUNGKIN saya siapa rupanya maka bisa seperti itu)
Yah balik lagi ke saya ya, saya merasa binggung sebenarnya apa sih yg akan saya ambil selanjutnya, apa saya harus ke Jakarta apa saya harus ke Kupang.
Sekarang kita akan membahas menggenai percintaan saya, saya awalnya memliki seorang wanita yang menemani hidup saya, tapi dia mengecewakan aya dan membuat saya merasa putus asa asal melihat dia, asal saya melihatnya saya menjadi enek dan saya merasa ingin jauh darinya. tapi mau apa lagi sejauh apa pun saya lari dia akan tetap di dekatsaya. mungkin hingga saya pergi ke Kupang atau Jakarta,
Dan saya juga pernah melarikan diri, mencoba untuk dekat dengan wanita lain tapi kami putus dalam sebulan karna saya masih merasa sakit hati dan tidak bisa berhubugan dengan orang lain jika saya masih melihat dia di dekat saya.
Dan hal yang paling lucu adalah saya pernah merasa tertarik dengan seorang wanita di dalam kolam renang, dia tampak berbeda jika di kolam dengan dia biasanya, jiga kami bertemu biasa saya tidak mengenalinya.
Tetapi jika di kOlam dia tampak manis dan mengoda bagi saya. Tapi saya tau hubungan kami tidak mungkin berjalan dengan baik karna dia adalah turang saya, dia Beru Purba SIMALUNGUN Bebere Sembiring Milala. Jika di KARO dia Tarigan sama seperti saya, saya Tarigan GIRSANG Bebere SEMBIRING DEPARI. Yang artinya kami adlah turang (tidak bisa saling mengawini) kami berarti saudara semarga.
Kenapaya dengan saya sekarang ini, awalnya saya memiliki berkat dari tuhan kenapa sekarang hilang ya, apa mungkin ini karna Dia orang pertama yang membuat berkat saya maenjadi hilang. saya merasa tidar berguna sekarnag dengan berkat itu, karna dengan berkat itu dulu hidupp saya merasa senang dan mudah menjalaninya sekarang kok tidak ya, ini lah nasib saya sekarnag tdak berdaya dengan berkat itu...





